NewsAid - KUBU RAYA — Bencana kebakaran hutan dan lahan di Kubu Raya tidak hanya mengancam ekosistem, tetapi juga membawa dampak serius bagi kelompok rentan di permukiman sekitar. Merespons kondisi tersebut, kampanye "Srikandi Pemadam Api" dari Salamaid menempatkan fokus khusus pada penanganan kesehatan dan trauma warga.
Dua dari lima relawan yang diterjunkan difokuskan murni untuk menangani dampak manusia. Ruby, seorang Medical Volunteer, bertugas memantau ketat stabilitas kesehatan fisik para relawan pemadam di lapangan serta warga yang terpapar asap pekat. Sementara itu, Syakira, seorang Child Activist, secara khusus mendampingi anak-anak untuk memitigasi dampak psikologis dan trauma akibat bencana.
"Selama 14 hari di Kubu Raya, lima personel kami tidak hanya berfokus pada pemadaman api di lapangan, tetapi juga memastikan pendampingan kesehatan dan anak-anak terdampak berjalan beriringan," tegas Perwakilan Koordinator Aksi Salamaid. Pendekatan ini memastikan keselamatan warga, khususnya anak-anak, tertangani secara komprehensif di tengah krisis.
"NewsAid - KUBU RAYA — Bencana kebakaran hutan dan lahan di Kubu Raya tidak hanya mengancam ekosistem, tetapi juga m..."