Sabtu pagi, 15 Agustus 2026, gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur. Kepanikan pecah, peringatan tsunami sempat menyala, dan kini ribuan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka yang hancur atau terancam runtuh.
Hingga Minggu (16/8), ancaman belum berakhir. Ratusan gempa susulan terus mengguncang, memaksa ribuan jiwa—termasuk anak-anak, lansia, dan ibu hamil—bertahan di ruang terbuka dengan kondisi seadanya. Di masa kritis pasca bencana seperti ini, pemenuhan kebutuhan dasar adalah prioritas mutlak untuk mencegah jatuhnya korban jiwa tambahan akibat kelaparan, dehidrasi, atau penyakit.
Fokus Bantuan Darurat: Kebutuhan Primer Pasca Bencana
Tim Salam Tanggap saat ini memfokuskan operasi penyaluran pada pemenuhan kebutuhan primer (dasar) yang paling krusial di 72 jam pertama, meliputi:
Paket Pangan Darurat: Makanan siap saji padat gizi yang tidak memerlukan proses memasak rumit di pengungsian.
Air Minum & Sanitasi: Pasokan air bersih untuk minum serta kebutuhan kebersihan dasar.
Shelter & Logistik Pengungsian: Tenda pleton, tenda keluarga, terpal, velbed, dan selimut untuk melindungi warga dari suhu dingin dan cuaca buruk.
Hygiene & Vulnerable Kit: Perlengkapan kebersihan diri, popok bayi, pembalut, dan kebutuhan khusus lansia.
Medical Kit: Obat-obatan dasar, P3K, dan vitamin untuk mencegah wabah penyakit di area pengungsian.
Di tengah situasi serba terbatas, sekecil apa pun kepedulian kita akan menjadi penyambung napas bagi mereka yang kehilangan tempat bernaung. SalamAid mengajak Anda untuk bergerak cepat, memastikan saudara-saudara kita di NTT tidak kelaparan dan kedinginan malam ini.
Mari bergotong royong hadirkan bantuan primer darurat sekarang juga.

#GotongRoyong #SalamAid #SalamTanggap #GempaNTT #DaruratNTT #PrayForNTT #BantuanKemanusiaan
Setiap rupiah yang kamu berikan sangat berarti