[REO, MANGGARAI] – Aktivitas pendidikan di Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (SDK) Kedinding, yang berlokasi di Wangkung, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, kini berada dalam kondisi kritis. Sebuah laporan visual dan data lapangan terbaru menunjukkan bahwasekolah tersebut mengalami kerusakan infrastruktur yang masif dan sangat memprihatinkan, menyebabkan proses belajar mengajar terhenti total.
Berdasarkan investigasi tim di lapangan, hampir seluruh fasilitas utama sekolah tersebut tidak lagi layak dan aman untuk digunakan. Kerusakan parah melanda seluruh ruang kelas yang ada.
Rincian Kerusakan Fasilitas
Laporan mendetail mengenai kondisi fisik bangunan SDK Kedinding Wangkung mengonfirmasi skala kerusakan sebagai berikut:
Ruang Kelas: Sebanyak enam unit ruang kelas, yang masing-masing berukuran 6x6 meter, dilaporkan mengalami kerusakan. Tingkat kerusakan bervariasi antara rusak sedang hingga rusak berat, membuat ruangan-ruangan tersebut sangat berbahaya untuk ditempati.
Ruang Guru: Fasilitas penunjang bagi tenaga pengajar juga tidak luput dari dampak kerusakan. Satu unit ruang guru berukuran 6x7 meter dikategorikan mengalami kerusakan berat.
Fasilitas Sanitasi (MCK): Dua unit MCK (Mandi, Cuci, Kakus) berukuran 3x5 meter dengan total dua pintu dilaporkan dalam kondisi rusak berat dan tidak dapat difungsikan sama sekali.
Bukti Visual Memperlihatkan Kekacauan
Sejumlah foto yang diperoleh tim SalamAid di lokasi memperlihatkan pemandangan yang menyedihkan di dalam area sekolah. Di salah satu ruang kelas, plafon bangunan telah runtuh, memperlihatkan kerangka kayu yang patah dan puing-puing yang berserakan menutupi meja-meja belajar siswa 
Pemandangan serupa terlihat di ruang guru, di mana panel plafon menggantung berbahaya di atas meja kerja, dan kabel-kabel instalasi listrik menjuntai tidak teratur

Kerusakan total pada bagian atap dan dinding di beberapa titik membuat interior bangunan terekspos langsung terhadap cuaca, yang mempercepat laju kerusakan perabotan sekolah di dalamnya.
Dampak pada Siswa dan Kebutuhan Mendesak
Hingga berita ini diturunkan, data pasti mengenai jumlah siswa dan siswi yang terdampak langsung oleh lumpuhnya aktivitas SDK Kedinding belum dapat dikonfirmasi secara detail. Hal ini dikarenakan tim di lapangan belum berhasil menemui pihak manajemen sekolah secara langsung untuk melakukan sinkronisasi data. Namun, kerusakan total pada enam ruang kelas memastikan bahwa seluruh populasi siswa di sekolah tersebut kini kehilangan tempat untuk belajar.
Kehadiran tim asesmen dari organisasi relawan, seperti terlihat dari personel Salamaid yang melakukan peninjauan di lokasi (image_1.png), menegaskan urgensi penanganan darurat untuk pemulihan SDK Kedinding.
Dibutuhkan intervensi segera dari Pemerintah Kabupaten Manggarai, Dinas Pendidikan setempat, serta pihak-pihak terkait untuk melakukan rehabilitasi total terhadap bangunan sekolah. Tanpa perbaikan segera, masa depan pendidikan anak-anak di wilayah Wangkung, Kecamatan Reo, terancam terbengkalai dalam jangka waktu yang panjang.
Tim redaksi akan terus memantau perkembangan situasi dan mengupayakan konfirmasi dari pihak sekolah serta otoritas terkait mengenai langkah penanganan selanjutnya.
"[REO, MANGGARAI] – Aktivitas pendidikan di Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (SDK) Kedinding, yang berlokasi di Wangkung,..."