07 Oktober 2026

Mengenal Asal Makanan Lewat Jajanan Lokal di Pasar Pangulinan Katulampa

Admin Web Salamaid , Salam Tanggap
Mengenal Asal Makanan Lewat Jajanan Lokal di Pasar Pangulinan Katulampa

NewsAid — BOGOR — Dari mana bahan makanan berasal dan siapa yang mengolahnya? Di Pasar Pangulinan Katulampa, pertanyaan tersebut menjadi bagian dari pengalaman berbelanja. Pengunjung dapat bertemu langsung dengan warga yang memproduksi makanan, sekaligus melihat hasil tanaman yang dibudidayakan di lingkungan sekitar.

Pasar yang dibuka pada Sabtu (3/10/2026) di Kampung Pangulinan, Bogor Timur, Kota Bogor, ini menghadirkan beragam makanan, jajanan pasar, minuman, dan hasil kebun. Produk kulinernya dibuat oleh warga Katulampa dengan bahan baku yang juga berasal dari wilayah tersebut.

Uploaded Image

Di tengah kebiasaan memilih makanan praktis dan jajanan yang kerap disebut junk food, Pangulinan menawarkan kesempatan untuk lebih mengenal proses di balik makanan. Pembeli dapat bertanya kepada penjual mengenai bahan dan cara pengolahannya sebelum menentukan pilihan.

Perbandingan ini perlu dilihat secara proporsional. Asal lokal tidak otomatis menjadikan setiap makanan lebih sehat, sebagaimana penyajian cepat tidak dengan sendirinya menentukan kualitas sebuah makanan. Bahan, pengolahan, dan porsi tetap perlu diperhatikan. Nilai khas Pangulinan terletak pada kedekatan antara pembeli, pembuat makanan, dan sumber bahan bakunya.

Kedekatan tersebut juga terlihat pada penjualan sayuran. Warga membudidayakan tanaman menggunakan sistem hidroponik maupun media tanah. Pengunjung dapat memetik hasilnya langsung, kemudian menimbangnya untuk mengetahui total harga.

Uploaded Image

Pengalaman ini membuka percakapan tentang pangan dari tahap budidaya hingga siap dikonsumsi. Sayuran yang dilihat tumbuh dan makanan yang dibeli dari pembuatnya memberi kesempatan kepada pengunjung untuk mengenal potensi pangan Katulampa secara lebih dekat.

Bagi pelaku UMKM, pasar menjadi ruang untuk memperkenalkan keterampilan mengolah bahan lokal sekaligus memperoleh pembeli. Belanja masyarakat pun dapat mendukung usaha warga dan pemasaran hasil kebun di kawasan yang sama.

Melalui program yang bermitra dengan Benih Baik dan Le Minerale, SalamAid mendorong tumbuhnya ruang pemberdayaan yang menghubungkan potensi lingkungan dengan kegiatan ekonomi masyarakat.

Pasar Pangulinan mengajak pengunjung menikmati jajanan sambil mengenal asal-usulnya. Dari percakapan sederhana dengan penjual hingga pengalaman memetik sayur, kegiatan berbelanja dapat menjadi awal untuk lebih peduli pada makanan yang dipilih dan masyarakat yang menghasilkannya.

"NewsAid — BOGOR — Dari mana bahan makanan berasal dan siapa yang mengolahnya? Di Pasar Pangulinan Katulampa, pertan..."
Admin Web Salamaid
Salam Tanggap