NewsAid — KUBU RAYA — Di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, lima Srikandi SalamAid tidak hanya berjibaku membantu proses pemadaman api.
Mereka juga memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan relawan yang berada di wilayah terdampak.
Aksi tersebut menjadi bagian dari misi kemanusiaan yang telah berlangsung selama 14 hari di Kalimantan Barat.
Tim terdiri dari Adel sebagai Environmental Activist, Riska sebagai Outdoor Activist, Mala sebagai Community Activist, Ruby sebagai Medical Volunteer, serta Syakira sebagai Child Activist.
Kebakaran bukan satu-satunya risiko yang dihadapi masyarakat.
Asap yang memenuhi udara di sekitar wilayah terdampak juga membuat perlindungan kesehatan menjadi bagian penting dalam penanganan bencana.
Karena itu, di sela aktivitas membantu proses pemadaman, Tim Srikandi SalamAid memberikan pelayanan kesehatan kepada warga dan relawan.
Masker turut dibagikan kepada masyarakat sebagai perlindungan dasar bagi mereka yang masih harus beraktivitas di sekitar wilayah terdampak.
Pelayanan kesehatan menjadi salah satu fokus Tim Srikandi selama berada di lapangan, terutama untuk mendukung masyarakat dan relawan yang membutuhkan bantuan.
Sebagai tindak lanjut, SalamAid juga merencanakan pembuatan ruang aman asap.
Ruang tersebut diharapkan dapat menjadi tempat bagi masyarakat maupun relawan untuk mendapatkan kondisi udara yang lebih baik ketika paparan asap di sekitar lokasi meningkat.
Sejumlah perlengkapan dibutuhkan untuk mendukung fasilitas tersebut, mulai dari exhaust dan purifier hingga oxycan serta nebulizer beserta alat dan cairannya.
Selain itu, dukungan terhadap stamina relawan juga terus dibutuhkan berupa buah, susu, minuman isotonik, dan vitamin.
Selama masyarakat masih membutuhkan bantuan dan relawan masih bertugas di lapangan, aksi kemanusiaan akan terus menjadi bagian penting dari penanganan Karhutla.
Mari bersama menjaga masyarakat terdampak sekaligus mereka yang masih berjuang di garis depan.
"NewsAid — KUBU RAYA — Di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat..."