NewsAid — MANGGARAI — Membuat maket menjadi salah satu cara anak-anak mengenal konsep bangunan tahan guncangan dalam kegiatan SAD Bazma x SalamAid pada 26–31 Oktober 2026. Pembelajaran berlangsung di Desa Salama, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, dengan melibatkan siswa MTs An Najah Ponpes Pancasila dan anak Kampung Batok.
Melalui proyek tersebut, peserta diajak mempelajari konsep ketahanan bangunan terhadap guncangan dalam bentuk sederhana. Maket menjadi media untuk menghubungkan materi mitigasi bencana dengan kegiatan yang dapat mereka kerjakan bersama.
Proses pembuatannya juga membuka kesempatan untuk berlatih bekerja sama. Anak-anak belajar menyampaikan gagasan, mendengarkan teman, dan mengambil bagian dalam menyelesaikan tugas kelompok.
“Seru karena bisa belajar sambil main game, kita juga melatih kerja sama dengan teman saat membuat maket bangunan tahan guncangan,” kata Naura, siswi MTs An Najah Ponpes Pancasila.
Proyek maket ini menjadi bagian dari upaya SalamAid dan Bazma mengenalkan kesiapsiagaan melalui pengalaman belajar. Dengan pendampingan relawan, anak-anak memperoleh ruang untuk bertanya, mencoba, dan memahami pentingnya keselamatan sejak dini.
"NewsAid — MANGGARAI — Membuat maket menjadi salah satu cara anak-anak mengenal konsep bangunan tahan guncangan dalam keg..."