NewsAid — PAPUA. Luas kebakaran hutan dan lahan di enam provinsi wilayah Papua mencapai 33.787,54 hektare selama Januari–Juli 2026. Angka tersebut merupakan penjumlahan data SiPongi+ Kementerian Kehutanan yang diberitakan Tirto.id. Rekap ini belum mencakup kebakaran pada Agustus hingga Oktober.
Papua Selatan mencatat luas kebakaran terbesar, yakni 25.838,53 hektare, atau sekitar 76 persen dari total wilayah Papua. Kabupaten Merauke mendominasi dengan 25.035,87 hektare, disusul Mappi seluas 784,45 hektare dan Asmat 18,21 hektare.
Di luar Papua Selatan, kebakaran tercatat meliputi Papua Tengah seluas 2.519,88 hektare, Papua Barat 2.486,39 hektare, Papua Pegunungan 1.681,43 hektare, Papua Barat Daya 716,70 hektare, serta Provinsi Papua 544,61 hektare. Seluruh angka tersebut mengacu pada periode Januari–Juli 2026.
Kebakaran juga dilaporkan kembali terjadi di Kampung Turiram, Distrik Kimaam, Merauke, sejak 17 Oktober 2026. Menurut pemberitaan Mediapriangan.com yang merujuk laporan AMAN, warga bergotong royong memadamkan api yang mengancam sumber pangan dan berpotensi meluas ke permukiman.
Hingga laporan 19 Oktober 2026, luas dan penyebab kebakaran di Turiram belum diketahui. Karena itu, kejadian tersebut belum dapat ditambahkan ke rekap luas kebakaran Januari–Juli.
"NewsAid — PAPUA. Luas kebakaran hutan dan lahan di enam provinsi wilayah Papua mencapai 33.787,54 hektare selama Januari..."