NewsAid — KALIMANTAN TENGAH. Tim Srikandi Pemadam Api SalamAid bersama BPK Karanggan membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan di dekat permukiman warga pada hari kedua penugasan Srikandi di Kalimantan Tengah. Kedekatan titik api dengan rumah penduduk menjadi tantangan dalam kegiatan tersebut.
Berdasarkan keterangan tertulis tim Srikandi SalamAid, para relawan kembali bergerak menyusuri garis pemadaman di tengah kepulan asap. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu mengendalikan api agar tidak meluas ke lingkungan tempat tinggal warga.
“Hari ini tantangannya cukup berat karena titik api berada sangat dekat dengan pemukiman warga,” ucap Syakira tim Srikandi SalamAid
Bersama BPK Karanggan, tim terlibat dalam penanganan kebakaran dengan perhatian pada perlindungan rumah dan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi. Paparan asap turut menjadi tantangan bagi para relawan selama menjalankan tugas.
Penugasan ini merupakan kelanjutan respons SalamAid terhadap karhutla di Kalimantan. Sebelumnya, tim Srikandi menjalankan aksi kemanusiaan selama 14 hari di Kubu Raya, Kalimantan Barat, dengan kegiatan pemadaman, pembagian masker, serta pelayanan kesehatan bagi warga dan relawan.
Pada 17 Oktober 2026, tim kembali berangkat ke Kalimantan untuk penugasan kedua yang diarahkan ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Dengan pendampingan tim Salam Tanggap, misi tersebut berfokus pada dukungan pemadaman api dan pelayanan medis oleh tim Srikandi.
Melalui laporan hari kedua, tim menyampaikan harapan agar kebakaran segera dapat dikendalikan. Mereka juga meminta dukungan doa untuk kesehatan dan keselamatan seluruh personel yang bertugas.
“Mohon doa dari teman-teman semua agar titik api segera padam dan tim selalu diberi kesehatan serta keselamatan,” Ucap Syakira (tim Srikandi SalamAid)
"NewsAid — KALIMANTAN TENGAH. Tim Srikandi Pemadam Api SalamAid bersama BPK Karanggan membantu pemadaman kebakaran hutan..."